1. Konsumen, Merek, dan Harga
Menentukan pelanggan sasaran, kebutuhan, manfaat utama, pembeda merek, identitas, dan harga. Riset serta pengujian penawaran membantu menilai alasan produk dipilih.
Risiko utama: produk sulit dibedakan atau harga tidak menyisakan ruang untuk biaya penjualan.
2. Produk, Pemasok, dan Persediaan
Mengelola formula, sampel, kemasan, spesifikasi, pengujian, pemasok, jumlah pemesanan, waktu pengadaan, masa simpan, dan perkiraan permintaan.
Risiko utama: bahan terlambat, mutu tidak konsisten, kehabisan barang, atau modal tertahan dalam stok.
3. Produksi, Mutu, dan Persyaratan
Menetapkan produksi melalui mitra atau pabrik sendiri; mengelola kesiapan fasilitas, personel, proses, dokumentasi, pengawasan mutu, serta persyaratan usaha dan produk.
Risiko utama: keterlambatan produksi, hasil tidak sesuai spesifikasi, keluhan mutu, atau gangguan peredaran produk.
4. Pemasaran, Penjualan, dan Pelayanan
Mengelola kanal luring dan daring, kegiatan pengenalan, tim penjualan, toko digital, penawaran, pengiriman, pertanyaan, keluhan, serta pembelian ulang.
Risiko utama: kegiatan pemasaran tidak menghasilkan pembelian yang memadai atau biaya penjualan melebihi margin yang tersedia.
5. Keuangan dan Modal Kerja
Menghitung biaya produk dan penjualan, menyusun anggaran, memantau piutang serta pembayaran pemasok, dan merencanakan kebutuhan pendanaan persediaan.
Risiko utama: penjualan meningkat tetapi kas tidak cukup untuk membayar kebutuhan operasional.
6. Tim, Prosedur, dan Data
Menetapkan tanggung jawab, keterampilan, prosedur kerja, pencatatan, pelaporan, serta tindak lanjut. Jumlah personel mengikuti kebutuhan dan kemampuan usaha.
Risiko utama: pekerjaan tidak memiliki penanggung jawab, data terlambat tersedia, atau masalah tidak ditindaklanjuti.